SMA NUSAPUTERA BERI BEASISWA GRATIS KE TIONGKOK

Pembelajaran bahasa Mandarin lebih menantang dibandingkan bahasa Inggris, dikarenakan oleh bentuk tulisan/aksara (Hanzi), pengucapan, serta kosa kata yang dipergunakan lebih banyak jumlahnya. Menurut Laoshi Lukas sebagai pengajar Bahasa Mandarin di SMP-SMA Nusaputera, belajar Mandarin merupakan hal yang menyenangkan karena tidak hanya mendengar, dan berucap tetapi para pelajar juga terlatih kemampuan menulis melalui aksara mandarin atau yang lebih dikenal dengan Hanzi serta keunikan dari budaya mandarin. “Sangat menyenangkan belajar Mandarin, apalagi jika kita juga belajar budaya Tiongkok yang elegan dan penuh cerita motivasi” tambah Lukas. Agar terciptanya suasana yang menyenangkan serta semakin mendalamnya kemampuan berbahasa Mandarin para siswa Nusaputera, diadakan kegiatan ekstrakurikuler yang membuat para pelajar tidak hanya belajar tetapi juga bermain melalui Mandarin Club. Untuk pengenalan budaya Tiongkok, Nusaputera mengadakan kegiatan tematik seperti imlek, Cap Go Meh, festival kue bulan, dan masih banyak lagi. “Tujuan kami mengadakan kegiatan tematik ini, agar para siswa semakin happy mempelajari bahasa Mandarin dengan pengenalan dari budaya Tiongkok itu sendiri” kata Lukas
Sebagai wujud komitmen yang sangat tinggi dari Sekolah Nasional Nusaputera untuk meningkatkan kualitas bahasa terkhusus bahasa Mandarin, sudah 7 tahun terakhir ini, Yayasan Perguruan Nasional Nusaputera memberikan beasiswa gratis kepada SMA Nusaputera untuk melanjutkan pendidikan ke Tiongkok. Pada tahun 2017 ini, terdapat 2 siswa lulusan SMA Nusaputera diberikan beasiswa gratis untuk melanjutkan pendidikan ke Hua Qiao University di Xiamen, Tiongkok. Menurut Josephine salah satu lulusan SMA Nusaputera yang mendapatkan beasiswa ini, mengaku sangat senang dapat melanjutkan pendidikan ke Tiongkok. “Saya sangat bangga bisa dapat beasiswa ini, perjuangannya juga tidak mudah, harus belajar lebih dan bersaing dengan banyak siswa yang lain” tambah gadis yang sering dipanggil Pipin ini. Memang Josephine dan Cynthia harus melewati beberapa tahap panjang untuk mendapatkan beasiswa gratis ini, dari menjalani Test HSK (Hànyǔ shuǐpíng kǎoshì)level 3, belajar lebih giat, berkompetisi, dan juga wawancara dengan pihak yayasan Nusaputera. “Meraih beasiswa ini penuh tantangan. Saya harus menjalani HSK Level 3 yang merupakan syarat utama masuk ke perguruan tinggi di Tiongkokn dan ini memerlukan kerja keras serta belajar yang lebih lagi” tambah gadis yang memperoleh poin 200 lebih di HSK level 3 ini.
Peran guru bahasa Mandarin di Nusaputera juga sangat maksimal untuk program beasiswa ini, Pipin mengakui kalau bimbingan guru bahasa mandarin tidak hanya saat pembelajaran, tetapi adanya jam ekstra yang diberikan agar para kandidat peraih beasiswa juga dapat bersaing serta meningkat kemampuan bahasa Mandarinnya. “Kami tidak berjuang sendiri, tetapi kami mengucapkan terima kasih untuk para guru Mandarin Nusaputera yang selalu mendampingi bahkan hari libur pun mereka tetap berjuang untuk kami” tambah Josephine.


 
Cynthia (kiri) dan Josephine (kanan), lulusan SMA Nusaputera yang menerima beasiswa bersekolah di perguruan tinggi Tiongkok oleh Yayasan Perguruan Nasional Nusaputera
SMA NUSAPUTERA BERI BEASISWA GRATIS KE TIONGKOK SMA NUSAPUTERA BERI BEASISWA GRATIS KE TIONGKOK Reviewed by Info Sekolah on 18:17 Rating: 5

ads

ads