Mahakarya dalam Pesta Ulang Tahun

Perayaan ulang tahun selalu menjadi momentum menyenangkan bagi siapa saja yang memperingatinya. Hal itu juga dirasakan oleh seluruh warga sekolah nasional Nusaputera, Minggu-Senin (13-14/1).

Sejumlah acara digelar dengan diawali jalan santai yang diikuti oleh siswa dan pengajar Playgroup, TK, SD, SMP, SMA, SMK Nusaputera 1, SMK Nusaputera 2, akademi farmasi, alumni dan para staf. Meski saat itu hujan mengguyur Semarang tak menyurutkan semangat mereka. Selesai jalan santai, para siswa berdiri rapi di lapangan, bersiap untuk membaca puisi dalam bahasa Mandarin. Banyaknya siswa yang berpartisipasi bikin sekolah yang berdiri sejak 1958 itu memperoleh penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai ''Pembacaan Puisi Bahasa Mandarin Peserta Terbanyak''.

Puncak acara digelar Senin malam. Panggung megah lengkap dengan tata lampu warna-warni menyempurnakan sebuah malam pentas seni bertajuk "Pagelaran Mahakarya Nusaputera". Nggak hanya musik dan tari, acara malam itu juga memaparkan prestasi yang berhasil diraih para siswa. Menurut Asisten Manajer Humas sekolah Nusaputera, Yosita Sri Panggih Yulianti, acara malam itu memang menampilkan bakat-bakat yang dimiliki siswa.

Para siswa menyuguhkan musik angklung, paduan suara, tarian, teater, film. "Mereka telah mempersiapkan penampilannya di sela-sela waktu belajar sekitar sebulan yang lalu," terang Yosita. Tampil Memuaskan Nanda Maprillia, salah satu penampil mengaku puas dengan pertunjukkan teater yang dilakukannya. Bersama temannya, siswi kelas III SMK Nusaputera 2 itu tampil total dalam memperagakan perannya. "Penampilan kami di panggung malah lebih bagus daripada saat latihan. Kalau latihan kami seperti terpaku cuma pada naskah. Tapi di panggung rasanya lebih bebas dan spontan," terangnya girang.

Sebelum pentas, Nanda memang kudu rela berkali-kali pulang telat karena harus latihan. Apalagi sekolahnya yang beralamat di bilangan Jalan Medoho mengharuskan ia memacu motornya ke kampus Nusaputera di Jalan Ki Mangunsarkoro. Lalu, adakah kesulitan saat mempersiapkan pertunjukkan? Menurut cewek yang hobi nguping radio itu, nggak ada kesulitan berarti. Dirinya hanya membutuhkan penyesuaian ekstra karena pertunjukkannya mengaharuskan berkolaborasi dengan teman-teman nonteater. "Kami cuma kudu menjaga kekompakan, koordinasi yang baik dan saling menghargai," kata Nanda.

Ya, perbedaan letak sekolah memang membuat beberapa dari mereka harus berkenalan lebih dahulu. Tapi Nanda menegaskan kalau kesenjangan nggak ada sama sekali. M Nur Ikhsan sependapat dengan Nanda. Acara peringatan HUT kali ini menyatukan seluruh siswanya dalam sebuah kegiatan besar. ''Dengan adanya acara ini, kami bisa melatih kekompakan meski setiap hari nggak bertemu di sekolah,'' katanya. Baik Nanda maupun Ikhsan mengaku nggak bakal melupakan saat-saat indah di sekolahnya meski telah menjadi alumnus kelak.
Mahakarya dalam Pesta Ulang Tahun Mahakarya dalam Pesta Ulang Tahun Reviewed by Info Sekolah on 18:32 Rating: 5

ads

ads